Aku Bersedia Menunggu

Tiga pria mengaku anggota OPM tertangkap Kopassus di Srui. Mereka dijatuhi hukuman mati. Sebelum dieksekusi, komandan regu tembak menanyakan keinginan terakhir mereka.    “Kalau aku mati, aku mohon agar jenasahku di bakar dan abunya ditaburkan di atas makam Tom Wanggai, Presiden Papua yang aku hormati,” ujar Mirino.

“Jenasahku juga tolong dibakar dan abunya harap ditebarkan di atas makam Arnold Ap, antropolog besar dan tokoh yang memberi ilham bagi munculnya identitas Papua,” ujar Morinus.

“Kalau kamu, apa keinginanmu?,” tanya komandan regu pada Nicolaas.

“Sama seperti ke dua temanku. Setelah dibakar, abuku hendaknya ditaburkan di atas makam Soeharto,” ujar Nicolaas.

“Lho, Soeharto kan belum mati?”

“Ya, aku bersedia menanti.”

One response to “Aku Bersedia Menunggu

  1. seharusnya para koruptor juga harus dihukum mati. biar bangsa ini bisa makmu tengok saja hukum di cina,buktinya sekarang cina berkembang pesat.kalau ngomong prikemanusiaan knp tidak universal. apa bedanya koruptor sama pembangkang…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s