Sopir Saya Bisa

Abdul Latief ke mana-mana selalu membawa sopir pribadinya, termasuk setiap kali memberikan ceramah tentang perlunya memunculkan peran serta buruh dalam Abad Globalisasi. Setiap kali Latief berceramah, sang sopir biasanya juga ikut duduk di ruangan ceramah menunggu Latief mengajaknya pulang. Akibat sering mendengar ceramah Latief yang itu-itu juga, suatu saat sang sopir memberanikan diri untuk menggantikan Latief. “Tuan Latief, kali ini biarlah saya yang berceramah dan Anda pura-pura jadi sopir saya,” usul sang sopir.

Latief tertarik. Dalam sebuah ceramah di lingkungan pengusaha, Latief menyamar jadi sopir.

Dalam waktu tiga per empat jam sopir Latief dengan lancar menyelesaikan uraiannya tentang perburuhan dan tenaga kerja di Indonesia. Namun dalam acara tanya-jawab, seorang penguasaha bertanya tentang suatu hal yang tak pernah diuraikan Latief. Untung sang sopir dapat segera menguasai dirinya. Dengan tenang ia menjawab, “Oh, itu soal yang gampang saudara-saudara. Lihatlah, sopir saya saja pasti bisa menguraikan jawabannya.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s