Cita-cita

Soeharto sedang mencari udara segar dengan sejumlah orang cucunya di Tapos di lereng Gunung Salak.    “Nah,” ia bertanya kepada seorang cucunya yang masih kecil yang beberapa waktu lalu muncul mengaji di TV, “Sudah tahu engkau, apa yang engkau cita-citakan untuk kemudian hari?”

“Presiden Republik Indonesia,” jawab anak Bambang Tri tersebut.

“Ah, sayang sekali itu tak mungkin, karena menurut undang-undang hanya selalu ada satu presiden, dan itu adalah Eyang sendiri.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s